Woman And computer
Human And Computer
Showing posts with label Hardware. Show all posts
Showing posts with label Hardware. Show all posts

IBM Mulai Kembangkan Sayap

Labels:

IBM mulai melebarkan sayapnya di Indonesia. Sejak 73 tahun kehadiran IBM di Indonesia, mereka lebih banyak berkonsentrasi di wilayah Jakarta. Tahun ini, IBM berencana untuk melakukan ekspansi geografis di luar wilayah Jakarta, yaitu Surabaya, Medan, dan Makassar.

IBM memiliki begitu banyak Business Partner yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Biasanya, bisnis di luar Jakarta ditangani oleh para Business Partner tersebut.

Dengan dibukanya kantor cabang di tiga kota besar tersebut, IBM mengharapkan dapat memperoleh pasar yang lebih besar lagi. Potensi pasar di luar kota metropolitan sebenarnya cukup besar. Di wilayah ASEAN terdapat 50% potensi pasar di luar kota metropolitan. Sedangkan untuk Indonesia, terdapat 30% potensi pasar. Potensi di luar ibukota metropolitan Jakarta memang cukup besar.

Pihak IBM pun merasa optimis dengan ekspansi geografis ini. Hal tersebut terbukti dari target pertumbuhan pendapatan mereka yang diharapkan dapat mencapai double digit.

Ada tiga faktor yang mendorong bisnis IBM, yaitu kebutuhan dari perusahaan skala besar, skala menengah, dan beberapa sektor lainnya, seperti pemerintahan, perbankan, asuransi, dan lain-lain.

IBM membagi bisnisnya menjadi tiga bagian, yaitu sektor UKM (jumlah karyawan hingga 100 orang), kelas menengah (100 orang karyawan hingga 1000 karyawan), dan kelas enterprise (lebih dari 1000 orang).

IBM akan segera memulai ekspansi geografisnya. Mereka juga mulai memberi perhatian ke pasar UKM dan menengah. Pasar tersebut menjadi target mereka karena pertumbuhannya yang luar biasa.

Sumber : http://chip.co.id

MSI NGT240 OC Edition � Tingkat Militer untuk Entry Level

Labels:

Bagi anda yang mengikuti perkembangan graphics card dari MSI tentu sudah familiar dengan seri graphics card �lighting edition� yang dikeluarkan oleh produsen ini. Seri tersebut memiliki kelebihan dari segi kualitas komponen yang digunakan sehingga membuatnya mempunyai daya tahan tinggi, terutama ketika di-overclock.

Nah, ternyata komponen �military class� ini tidak eksklusif dikhususkan MSI untuk manufaktur seri graphics card kelas atas saja. Graphics card dengan chip GeForce GT 240 yang lebih terjangkau ini pun turut kebagian komponen serupa.

Kemasan luar MSI NGT240 OC Edition yang mengangkat tema pesawat tempur akan langsung mengingatkan Anda pada seri-seri graphics card high end dari produsen yang sama. Sementara di dalamnya, tidak banyak yang akan Anda temukan selain sebuah CD driver. Software MSI Afterburner turut disertakan di dalam CD tersebut. Jika ingin, Anda dapat langsung melakukan tuning pada graphics card dengan software ini.

Sayang, factory overclock yang diterapkan MSI terbilang minim, hanya sebesar 100 MHz (50 MHz frekuensi real) pada memori. Core dan shader berjalan pada spesifikasi reference. Alhasil, kinerja graphics card ini hanya berbeda tipis dari graphics card GT 240 lain yang menggunakan spesifikasi reference. Selain itu, terdapat anomali kinerja pada beberapa pengujian. Nilai graphics card ini berada di bawah tingkat yang seharusnya untuk sebuah card dengan chip GeForce GT 240. Namun, hal itu mungkin akan bisa diatasi lewat revisi di masa depan.


Kesimpulan MSI NGT240 OC merupakan graphics card entry level dengan komponen pilihan yang bisa dijadikan alternatif saat Anda mencari graphics card.

Baterai - Apa yang bisa diharapkan di masa depan

Labels:

Semakin banyak perhatian dicurahkan ke komponen yang satu ini. Baterai adalah komponen penting dari setiap peralatan elektronik. Dari berbagai jenis yang ada lazim digunakan saat ini, NiMh, Li-Ion adalah jenis yang paling banyak digunakan oleh berbagai produk elektronik, termasuk notebook, kamera digital dan berbagai gadget lainnya. Di beberapa tahun belakangan ini, Li-Ion menjadi pilihan utama, karena pilihan material ini memungkinkan baterai lebih kecil, discharge lebih kecil, daya tahan baterai lebih lama, kapasitas daya lebih besar dan berat lebih ringan.

Walaupun begitu, Li-Ion bukanlah baterai yang �sempurna�. Recall besar-besaran yang dilakukan beberapa produsen baterai dan notebook beberapa tahun lalu, menunjukkan bahwa material ini mempunyai karakteristik yang cukup �meledak�. Selain itu, biaya produksi dan quality control (sehingga masalah serupa tidak terjadi lagi) membuat baterai Li-Ion tidak layak digunakan di kendaraan hybrid - paling tidak menurut Toyota. Hanya perusahaan mobil/motor listrik tertentu yang menggunakan baterai Li-Ion - mereka pun mengakui bahwa biaya (dan berat) baterai Li-Ion mencakup sebagian besar biaya produksi. Biaya baterai untuk Tesla Roadster diperkirakan sekitar US 60.000, atau setengah dari harga mobil tersebut.

Oleh karena itu, peneliti di seluruh dunia berusaha mencari alternatif untuk menggantikan Li-Ion. Perusahaan-perusahaan baru seperti A123 Systems bergantung pada lithium iron phospate, sementara Revolt berhasil menemukan cara membuat baterai rechargable dari zinc air (note:udara, bukan air). Bahkan perusahaan baterai besar seperti Energizer seharusnya sudah menawarkan seri baterai zinc air mereka tahun depan (sampel sudah tersedia tahun ini). Kedua produk ini menawarkan daya jauh lebih tinggi daripada Li-Ion (3 hingga 4 kali daya Li-Ion, dengan berat dan volume sama/setara). Perbedaan utama antara keduanya adalah jumlah kemampuan isi ulang dan harga. Baterai zinc air menawarkan jumlah charge cycle lebih rendah dari Li-Ion, namun biaya produksinya hanya setengah Li-Ion. Sebaliknya, biaya produksi baterai lithium iron phosphate diperkirakan lebih murah daripada Li-Ion.

Setelah kedua alternatif ini, kombinasi yang diincar adalah lithium metal-air. Lithium metal-air mampu menawarkan kapasitas lebih tinggi daripada lithium iron dan zinc-air, namun pada saat yang sama, beratnya lebih ringan daripada zinc-air. PolyPlus telah berhasil membuat prototype desain electrode untuk lithium metal-air sehingga baterai yang digunakan dapat digunakan bahkan di dalam air dan air laut.

Di luar ketiga teknologi ini, ada satu teknologi yang perlu diperhatikan - ultracapacitors. EEStor mengklaim mereka telah berhasi menemukan desain ceramic ultracapacitor
menggunakan bubuk barium-titanate yang secara sangat signifikan meningkatkan kapasitas ultracapacitor. Ultracapacitor tradisional hanya dapat menyimpan 1/25 kapasitas daya baterai Li-Ion, walau mempunyai reaksi lebih cepat - memungkinkan pengisian ulang jauh lebih singkat. menurut EEStor, produk mereka dapat menawarkan kapasitas daya 2 kali Li-Ion. Bila baterai Li-Ion, lithium iron phosphate dan zinc-air masih memerlukan waktu pengisian ulang dalam hitungan jam, ultracapacitor EEStor dapat diisi dalam hitungan menit.

Sumber: http://www.chip.co.id/green/?p=437

MSI X58 Pro-E: Solusi Terjangkau Platform Nehalem

Labels:

Apabila kita mendengar istilah soket platform Nehalem LGA1366 pasti yang terbayang dibenak kita adalah platform high end dengan harga yang selangit. Kali ini MSI akan merubah persepsi tersebut dengan merilis sebuah motherboard ber-chipset X58, tetapi dengan harga yang relatif terjangkau, yaitu X58 Pro-E.

Walaupun dengan harga yang murah, fasilitas yang diberikan motherboard ini tergolong cukup lengkap, seperti fitur ATI Crossfire-X, Triple Channel DDR3 1066, True BlueRay Audio Realtek ALC889, dan lainnya. Tentu saja MSI tidak lupa menyertakan feature khas produk mereka, yaitu DrMOS dengan tiga kelebihan utama yaitu GreenPower agar konsumsi daya yang lebih hemat. Feature XpressCool membuat chipset lebih dingin dan RapidBoost yang menawarkan kestabilan dalam overclocking.

Pada sesi pengujian menggunakan test bed prosesor CHIP (Core i7 965), motherboard ini menunjukkan performanya yang sangat baik. Pengujian aplikasi sehari-hari yang disimulasikan dengan aplikasi Sysmark 2007, motherboard ini menghasilkan skor yang cukup tinggi dan memuaskan. Begitu juga dengan pengujian game, tes yang dilakukan menunjukkan bahwa motherboard ini dapat berjalan dengan stabil tanpa ada masalah.

Apabila menginginkan performa lebih, MSI menyertakan fitur EasyOC Switch yang berguna bagi pengguna yang menginginkan sistemnya untuk di overclock, tanpa harus melalui setting BIOS yang cukup rumit. Tetapi bagi pengguna yang pengetahuan overclocking lebih advance, fitur ini tidak akan terpakai.


Kesimpulan

Motherboard ini sangat cocok untuk user yang ingin membangun platform Nehalem dengan budget yang terbatas. Pasangan serasi untuk motherboard ini adalah Core i7 920, hanya dengan sedikit tweak yang dapat dilakukan, performa dari sistem ini akan melewati sistem high end yang harganya jauh lebih mahal.

PRODUSEN: MSI
INFO: www.msi.com
HARGA: -

DATA TEKNIS

Processor: Intel LGA 1366
Chipset: Intel X58
Southbridge: ICH10R
FSB/HT Bus: 6.4GT/s
Form Factor: ATX
AGP/PCIe x16/PCIe x1: 0/3/2
USB/Firewire/eSata: 6/1//1
Memory Support: Triple Chanel DDR3 1066
Chipset Audio: Realtek ALC889 7.1

BENCHMARK SCORES

Sysmark 2007: 182
Left 4 Dead: 107.03
Quake 4: 289.1

sumber: http://www.chip.co.id/fresh-from-the-lab/msi-x58-pro-e-solusi-terjangkau-platform-nehalem.html

 
Internet